Importing...
Seribu Tantangan di Era Pandemi
Keputusan pemerintah melaksanakan pembelajaran jarak jauh di seluruh Indonesia tentu saja sebuah langkah tepat. Jika pembelajaran tetap dilakukan seperti biasa, tentu bisa tidak dibayangkan bagaimana sekolah akan menjadi tempat penularan utama, mengingat di situlah manusia-manusia berkumpul dan berinteraksi. Tidak dimungkiri, hal ini menjadi tantangan baru untuk sektor pendidikan. Kelas-kelas virtual menggantikan pertemuan tatap muka dan tugas serta materi pendidikan dikirimkan lewat gawai.
Baluwarti, Kekayaan Budaya di Balik Dinding Keraton
Kekayaan seni tradisi dan budaya yang dipelihara masyarakat di Kampung Baluwarti Solo membuatnya menyandang status sebagai Kampung Wisata, status yang sama yang juga dimiliki Kelurahan Laweyan, Kauman, Kemlayan, Keprabon, dan Jayengan.
Potensi Musik Lokal dalam Perkembangan Jazz dan Keroncong
Jawa Tengah berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai sumber inspirasi musik modern kancah global. Di Solo ada Aditya Ong Trio musisi jazz berkearifan lokal dan di Kebumen ada sekelompok orkes keroncong yang siap menyambut masa depan.
Ekspresi dalam Kreasi Seni Rupa Inklusi
Sebelas lukisan karya siswa dari 10 sekolah luar biasa atau SLB di wilayah Kota Solo menjadi bagian dari pameran seni rupa pelajar Kota Solo pada Rabu hingga Jumat (11—13/10/2023) di Galeri Seni Rupa Taman Budaya Jawa Tengah di Kota Solo.
Jamuan Makan Malam Terakhir
In this short story I wrote as the name Yayuk Anggara Kasih, I shared the story of Indonesian Social Minister who was corrupting Covid-19 Social Fund as critique.
Thrifting Pukul Industri Lokal
Keinginan orang untuk mengenakan produk sandang bermerek namun dengan harga murah mendapat jawaban dari pasar fashion bekas atau thrift. Padahal produk thrift yang dijual di pasaran kebanyakan justru limbah buangan dari negara lain.
Pekerja Khawatir UU Cipta Kerja
Pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja oleh DPR memicu kekhawatiran kalangan pekerja, tak terkecuali di Soloraya.
Wong Solo Suka Jajan
Wilayah Soloraya terkenal punya banyak kuliner khas. Tak hanya memikat wisatawan dari daerah lain, warga Solo juga terkenal suka jajan.
Hal ini pun terlihat dari data statistik. Makan masih menjadi kebutuhan terbesar masyarakat dari tiga kelompok berbeda di Solo yaitu dari mahasiswa, pekerja lajang, dan orang berkeluarga. Namun pemenuhan kebutuhan makanan oleh warga Solo bervariasi antara masak sendiri atau jajan.
Hal ini pun terlihat dari data statistik. Makan masih menjadi kebutuhan terbesar masyarakat dari tiga kelompok berbeda di Solo yaitu dari mahasiswa, pekerja lajang, dan orang berkeluarga. Namun pemenuhan kebutuhan makanan oleh warga Solo bervariasi antara masak sendiri atau jajan.
Kisah Keris dari Masa ke Masa
Keris bertransformasi secara fungsi mengikuti perkembangan zaman masyarakat Jawa. Menilik perkembangan dan penyebarannya selama masa kerajaan Hindu hingga Islam, tampak jika keris pernah berfungsi sebagai Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Kerajaan Majapahit, gaman penyebaran agama Islam di Jawa, serta simbol kekayaan bangsawan era Mataram Islam.